Detail Cantuman Kembali

XML

distribusi kadmium (Cd2+) di perairan wonorejo, surabaya


Penelitian mengenai tingkat pencemaran kadmium (Cd2+) perlu dilakukan karena Perairan Wonorejo adalah daerah yang dialiri 3 muara yaitu Muara Sungai Jagir, Wonorejo, dan Gunung Anyar. Muara Sungai Jagir adalah muara yang dekat pemukiman warga yang berdampak meningkatnya limbah domestik di muara tersebut, sedangkan Muara sungai Gunung Anyar dan Wonorejo daerah tersebut tidak hanya dekat dengan pemukiman warga, tetapi juga tempat pembuangan limbah industri. Kelarutan Cd2+ pada perairan dalam konsentrasi tertentu dapat membunuh biota perairan. Sampel air laut diambil dari 6 Stasiun yang terletak dekat dengan Muara Sungai Jagir, Wonorejo, Gunung Anyar, Zona Perairan dekat 3 Muara, dan 2 stasiun di Laut Lepas di Perairan Wonorejo. Salinitas dan pH digunakan sebagai parameter kimia, arus permukaan dan temperatur digunakan sebagai parameter fisika. Konsentrasi Cd2+ di Perairan Wonorejo nilainya berkisar 0,04-0,31 mg/L. Perairan Wonorejo dapat dinyatakan tercemar karena nilai konsentrasinya yang sudah melewati nilai ambang batas yang ditetapkan oleh Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 51 Tahun 2004 Lampiran 3 tentang Baku Mutu Air Laut untuk Biota Laut sebesar 0,001 mg/L. Konsentrasi Cd2+ di Perairan Wonorejo dipengaruhi oleh salinitas, temperatur, pH dan kecepatan arus.
Mega Estianna Pratiwi - Personal Name
Drs. Giman M. Kes. - Personal Name
Supriyatno Widagdo S.T, M.Si. - Personal Name
624.17.13 Meg d
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2017
Surabaya
xi, 64 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...